CEGAH KEKERASAN MENJADI TEMA AMANAT PEMBINA UPACARA BENDERA

05:16:09 - 20/02/2025 By Admin Web

Upcara Bendera hari Senin tanggal 23 September 2024 yang dipimpin langsung Ketua OSIS 2024-2025 Muhammad Ibnu Rizik Doharing menjadi momen yang nampak tidak seperti biasanya. Upacara hari ini dirangkaikan dengan penyerahan piala dan medali kepada siswa berprestasi serta pelepasan siswa prakerin. Hadir dalam upacara tersebut Kepala Bagian Logistik Polres Muna Bapak AKP Laode Gia, sekaligus menjadi pembina upacara.

Sebagai pembina upacara Bapak Laode Gia, dalam amanatnya menggambarkan kondisi level kekerasan dan pemicu kekerasan  yang terjadi di wilayah hukum kabupaten Muna dan Muna Barat, Sulawesi Tenggara.

“Tugas POLRI adalah Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Melaksanakan Penegakan hukum. Memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada msyarakat” kata Pak Laode Gia mengawali amanatnya.

"Akhir-akhir ini kasus kekerasan terhadap anak semakin meningkat. Hal ini tentu akan mempengaruhi  situasi keamanan dan ketertiban baik secara umum maupun secara khusus di sekolah-sekolah. Karena adanya kondisi keamanan dan ketertiban yang kurang kondusif maka segala aktivitas baik itu di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan sekolah tidak akan berjalan dengan baik",lanjutnya.

Menurut beliau pula bahwa sejak Januari sampai Agustus 2024, kekerasan seksual atau cabul di wilayah hukum Polres Muna dan Muna Barat, menduduki peringkat lebih tinggi daripada jenis kekerasan lainnya.

“Oleh karena itu marilah kita bersama-sama untuk tidak melakukan kekerasan kepada siapapun, tidak melakukan perundungan, tidak melakukan tawuran, tidak mengkonsumsi alkohol, tidak melakukan  seks bebas. Jika ada kejadian tindak kekerasan atau pelanggaran hukum agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian, kepada guru ataupun kepada orang tua supaya segera ditindak-lanjuti”, tandas AKP Laode Gia.

“Hanya dengan kondisi yang aman dan kondusif, segala aktifitas dapat berjalan dengan baik. Dan  masyarakat lebih leluasa menjalankan aktifitas dan siswa-siswi dapat dengan nyaman mengikuti proses belajar mengajar. Oleh karena itu marilah kita bersama-sama menjaga keamanan lingkungan”, tambahnya pula.

Di akhir penyampaian amanatnya, bapak yang berpangkat Ajun Komisaris Polisi ini menghimbau kepada siswa peserta prakerin yang akan diterjunkan ke lokasi prakerin agar mengikuti semua kegiatan serta patuh pada aturan-aturan yang berlaku di tempat prakerin masing-masing.

Setelah menyampaikan amanat, Bapak AKP Laode Gia diminta untuk menyerahkan piala kepada Ledi Anastasa seorang siswa SMKN 1 Muna yang mewakli sekolah dalam ajang O2SN bidang seni dan Tari se-Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2024. Dan kemudian setelahnya, Kepala Sekolah SMKN 1 Muna Masrawati S.E.,M.M  menyerahkan medali perunggu kepada Ledi atas prestasinya dalam ajang kompetisi Pemuda, mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara pada cabang Olahraga Seni Bela Diri Pencak Silat yang diikutinya di Jawa Timur tahun 2024.